~ Bad Perform ~

Adalah hanya sebuah blog biasa yang kebanyakan mengisahkan kehidupan sehari-hari si pemilik dan menyebarkan ilmu-ilmu pengetahuan yang di dapat (walau baru sedikit ilmu-ilmu yang baru di posting) :D

Foto saya
♥ Badminton & Bima Wirawan

STORY TELLING .............

Photobucket


1.    Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan dapat dialami setiap  manusia. Apa itu Kegelisahan ? Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidaksabar, dan cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan.
Umumnya manusia takut pada kegelisahan dan mendambakan kebahagiaan. Tapi justru yang ditakutkan itu sering datang pada kehidupan kita. Dan yang didambakan itu sering menjauh dari kita. Mengapa? Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita.
Dan yang sekarang kita ketahui yang paling sering mengalami kegelisahan dan permasalahan adalah para remaja. Mari kita bahas permasalahan pada remaja.
2.      Permasalahan pada Remaja
Remaja sering kali dianggap sebagai kelompok yang “aneh”, karena dalam kehidupanya kelompok ini sering menganut kaidah-kaidah  dan nilai-nilai yang berbeda atau bertentangan dengan kaidah-kaidah dan  nilai yang dianut orange dewasa terutama orang tuanya. Ditinjau  dari segi usia tidak mudah menentukan secara pasti, siapa yang dianggap sebagai kelompok remaja ini, namun pada umumnya, masyarakat berpendapat bahwa kelompok remaja terbagi menjadi  menjadi dua yaitu remaja awal dan remaja akhir.Golongan remaja awal (early adolescence) adalah kelompok anak yang berusia 13-17 tahun, sedang remaja akhir adalah mereka yang berusia 17-18 tahun ke atas sampai menginjak masa dewasa awal.
Bentuk–bentuk kegelisahan dalam diri remaja dapat menjelma dalam suatu bentuk, seperti ;
·         Keterasingan
Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu (1) Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan. (2) Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun bias bersumber pad afaktor yang pertama.
·         Kesepian
Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkunga sehingga merasa sepia tau kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.
Bila ini tidak segera diatasi akan berdampak buruk pada diri remaja tersebut. Sehingga para remaja ini memustuskan untuk menyendiri dan tidak berinteraksi kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya yang dalam jangka waktu kedepannya akan mengakibatkan para remana ini menjadi ansos (anti sosial).
3.      Cara Mengatasi Kegelisahan dan Permasalahan pada Remaja
a.       Diskusikan dengan orang yang tepat
Teman tidak selalu pihak yang tepat, apalagi jika hanya mengkonfirmasi hal-hal yang ingin di dengar. Teman seperti ini, hanya menambah pikiran dan beban emosional, tapi belum tentu punya solusi. Carilah orang yang mungkin saja punya pendapat dan jalan pikiran yang beda. Perbedaan itu membuat otak berpikir kritis dalam membaca persoalan, sehingga sedikit demi sedikit diperoleh gambaran yang obyektif akan apa yang sebenarnya terjadi. Cara ini membantu menentukan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan.
b.      Berinisiatif untuk mencari solusi dan realisasikan dalam tindakan
Bergerak dan mengusahakan sekecil apapun tindakan, akan membawa perbedaan besar. Meskipun usahanya mentok, bukan berarti gagal, malah memberi pengetahuan baru bahwa perlu cara lain untuk melangkah berikutnya.
c.       Membuka diri, mau melihat sisi lain
Ibarat belajar, jangan hanya membaca dari 1 buku atau 1 orang dan menganggap itu satu-satunya yang paling baik dan benar. Coba cari teori dan penjelasan lain tentang masalah yang dihadapi, bisa dengan bertanya pada profesional yang accessible, baik secara langsung maupun tak langsung (lewat email/internet) banyak web site yang menyediakan informasi yang dibutuhkan remaja untuk membantunya memahami, apa sih yang sebenarnya terjadi.
d.      Berpikir Positif
Prinsip yang harus di yakini, bahwa selama hidupnya, manusia pasti menghadapi masalah karena dari masalah kita belajar menjadi bijak, pandai dan dewasa.



DAFTAR PUSTAKA
1. Budhiyarti, Oetari. 2012. Manusia dan Kegelisahan [terhubung berkala], http://oebudhi.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-kegelisahan.html . [22 November 2012].
2. Hutomo, Albar. 2012. Tulisan Manusia dan Kegelisahan [terhubung berkala], http://albarhp.blogspot.com/2012/06/tulisan-manusia-dan-kegelisahan.html . [22 November 2012].


1.     Pengertian Keadilan
Keadilan merupakan suatu hasil pengambilan keputusan yang mengandung kebenaran, tidak memihak, dapat dipertanggungjawabkan dan memperlakukan setiap orang pada kedudukan yang sama di depan hukum. Perwujudan keadilan dapat dilaksanakan dalam ruang lingkup kehidupan masyarakat, bernegara dan kehidupan masyarakat intenasional.
Keadilan dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang tidak berdasarkan kesewenang-wenangan. Keadilan juga dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang didasarkan norma-norma, baik norma agama maupun hukum. Keadilan ditunjukkan melalui sikap dan perbuatan yang tidak berat sebelah dan memberi sesuatu kepada orang lain yang menjadi haknya.
2.      Pentingnya Berbuat Adil
Banyak sekali ayat al-Qur’an yang memerintah kita berbuat adil. Misalnya, Allah SWT berfirman: Berlaku adillah! Karena adil itu lebih dekat kepada takwa. (Surah al-Ma-idah/5: 8).
Dijelaskan ayat ini, keadilan itu sangat dekat dengan ketakwaan. Orang yang berbuat adil berarti orang yang bertakwa. Orang yang tidak berbuat adil alias zalim berarti orang yang tidak bertakwa. Dan, hanya orang adil-lah (berarti orang yang bertakwa) yang bisa mensejahterakan masyarakatnya.
Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman: Katakanlah, "Tuhanku memerintahkan menjalankan al-qisth (keadilan)" (Surah al-A’raf/7: 29). Sesungguhnya Allah memerintahkan berlaku adil dan berbuat ihsan (kebajikan) (Surah al-Nahl/16: 90). Sesungguhnya Allah telah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan (menyuruh kamu apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil). Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-sebaiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Surah al-Nisa/4: 58).

3.      Macam- Macam Keadilan
a.      Keadilan legal/moral
Keadilan ini timbul dengan sendirinya karena penyatuan dan penyesuaian agar terwujud hubungan sesama manusia yang harmonis satu sama lain.dapat disebut legal karna tanpa kesepakatan tertulis maupun tidak keadilan moral harus terus berjalan untuk keharmonisan hidup bersama.jika tidak dilakukan akan terjadi kekacauan dalam masyarakat,misalnya/contohnya seorang buruh bangunan yang ikut mencampuri urusan kantor yang dibangunnya.
b.      Keadilan Distributif;
Keadilan distributif atau dengan kata lain keadilan dalam segala macam pembagian. Contoh senderhananya yaitu pengajar les yang telah mengajar sebulan dan yang mengajar dua bulan harus dibedakan gajinya meski mereka mengajar mata pelajaran yang sama.
c.       Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
 
4.      Contoh Keadilan
Contoh paling mudah dalam menerapkan keadilan itu adalah sebuah kejujuran. Kejujuran adalah sikap yang diambil dari dalam nurani hati manusia, sesuatu dapat dikatakan jujur, jika orang berbicara dengan benar dan dengan fakta yang didasarkan oleh hati nurani manusia tersebut.
Pada hakekatnya jujur dilandasi oleh sikap dan kesadaran yang berdasarkan oleh pengakuan kebenaran. Dan dalam ajaran agama Islam di perjelas bagi muslim untuk bersikap jujur, karena sikap jujur dapat menjadikan manusia tersebut mulia, dan dapat menjadi contoh untuk yang lainnya.
Macam – macam kejujuran di antaranya ; 
  • Jujur dalam perkataan.Setiap orang harus menjaga perkataannya,tidak berkata kecuali yang benar dan secara jujur.
  • Jujur dalam niat dan kehendak.Hal ini dikembalikan kepada ikhlas.Jika amalannya ternodai bagian-bagian nafsu,maka gugurlah kejujuran niatnya dan pelakunya.
  • Jujur dalam hasrat dan pemenuhan hasrat itu.Contoh yang pertama seperti berucap’’Jika Allah menganugerahkan harta benda kepadaku,maka aku akan menshadaqahkan semuanya’’,Boleh jadi hasrat ini jujur dan boleh jadi ada keraguan di dalamnya.
  • Jujur dalam amal perbuatan.Artinya harus menyelaraskan antara yang tersembunyi dan yang tampak, agar amalan-amalannya yang zhahir tidak terlalu menampakkan kekusyu’an atau sejenisnya,dengan mengalahkan apa yang ada didalam hatinya.
  • Jujur dalam merealisasikan perintah agama. Ini merupakan derajat jujur yang paling tinggi, seperti jujur dalam rasa takut, mengharap, zuhud, riddha, cinta, tawakal, dan lain-lainnya. 

Daftar Pustaka
  1. Haruman, Muhammad Ganif. 2012. Makna Keadilan [terhubung berkala], http://muhamadganifharuman.blogspot.com/2012/04/makna-keadilan_17.html . [21 November 2012].
  2. Martem, Andrew. 2011. Macam-Macam Keadilan [terhubung berkala], http://andrwmarthen.blogspot.com/2011/03/macam-macam-keadilan.html . [21 November 201
  3. Medianto, Ahmad. 2011. Makna Keadilan [terhubung berkala], http://medyfrezee15.blogspot.com/2011/04/makna-keadilan.html . [21 November 2012].

Haaalllllloooooooooo!!!!! ya ampun ASSALAMMUALAIKUUMM!!! ngahahay. udah lama gak cerita rusuh disini yak.. baru sadar blog gue yang udah menahun ini cerita-ceritanya sudah tertutup dengan tugas-tugas gue yang pengumpulannya harus melalui blog.. yaahh gak perlu tau deh matkul apa. diterangin disini juga susah sih pasti pada banyak yang gak ngerti, ntar banyak nanya, ntar gak dijawab ngambek, musuhan deh gaaaaahh ~ Tuzki Bunny Emoticon

eh iyah gue udah 1 bulan kuliah di universitas yang lagi gue singgahi sekarang, bersama kelas 1EA04.  Alhamdulillah banget looooohh ada yang mau temenan sama gue, banyak lagi wkakaka.. jadi gak suram-suram amat hidup gue di kuliah ini. hahahay.. walaupun ibarat kata kalo dikelas duduk paling depan mulu, tapi kerennya gue juga tetep bisa dapet hiburan dan lawakan. yah lumayan laah perut bisa six pack kalo 1 semester ketawa mulu kerjaan

gue mau ceritain kegiatan yang gue lalui 1 bulan ini. gue sebut merk aja yah biar lebih enak. gue punya temen seperjuangan gue yaitu Rintintin (alias titin lasria manurung. dia selalu protes kalo gue nyebut dia rintintin. katanya gak bagus), kemudian Cipa (alias syifa wati. dan baru hari ini namanya gue rubah jadi cipaganti dan dia protes), ada Intan (bingung namanya mau gue ubah kayak gimana, dan akhirnya namanya tadi gue ubah jadi Intan Markoco, asli markoconya itu yang buat gue ngakak mulu), lalu ada Della, Ana (sering gue suruh ngomong padang cuma gak mau mulu),Mala, Risna (kadang kalo lagi iseng gue panggil risna mukti), Kartika (gue selalu godain dia "tik gue laper, lu ulang tahun kan hari ini?" di balas "lu sarap yu! gue ulang tahun mulu tiap hari, tua gue"), Nisa (kalo iseng gue manggil dia APIP (nama aslinya Afif Anisatul Latifah), dan dia protes dengan logat jawa kalo gue manggilnya apip), ada Dea, Wilda. Nah itu baru ceweknya aja.. Selama ini kalo cerita sama mereka-mereka tuh gak ada habisnya dan alhamdulillah sampe sekarang belum bosan untuk ketawa-ketiwi dan sebagainya. Untuk soal pelajaran alhamdulillah kompak banget. Yah seneng banget deh gue bisa dibilang.
Tuzki Bunny Emoticon


Kegiatan gue itu yang gak lain dan gak bukan adalah yah kuliah, belajar, meratiin dosen, makan permen kalo ngantuk. Setelah dosen keluar, langsung pada cerita-cerita. ada angin apa gituuuu yaah.. ada seorang cowok cina datang dan memperkenalkan diri sebagai Richard nimbrung. dan godain temen gue yang namanya kartika ini. Kartika ini memang agak sedikit latah, jadi richard seneng banget godain kartika kalo lagi istirahat atau dosennya telat. gue sempet ngerekam gimana dia ngelatahin temen gue ini. hahahha.. maaf cuma bisa di video karena gue gak bisa menggambarkan kelucuan itu dengan tulisan




Setelah beberapa lama kemudian akhirnya ada beberapa cowok yang ikutan nimbrung alias ngobrol2 sama 13 orang cewek ini namanya Richard (yang sempet gue ceritain di atas),  Yogie, Fawwaz, Agung, Eka Gilang (Dia mengaku-ngakui bahwa namanya itu gemblong dan dia juga mengakui bahwa dirinya itu manis) HAAPPAAHHH Tuzki Bunny Emoticon *keselek*.

Yah bisa dibilang cowok2 diatas itu hiburan buat para cewek2 ini yang lagi pusing, stress mikirin tugas. dan mereka tampil kayak lenong ngelawak depan kelas. hahaha mereka adalah sukarelawan yang tidak dipanggil loh buat ngelawak.

Jadi bisa dibilang kalo lagi di kampus (cie elah kampus biasanya suka keceplosan sekolah) kegitan gue bervariasi deh. gak cuma duduk doang, ngelamun, berkutat dengan tulisan di binder lagi yang bikin otak gue  aaaarrrgghhh puuussiiinnnggg
Tuzki Bunny Emoticon


tapi yang harus gue syukurin adalah masih bisa ngerasain kompaknya temen-temen gue yang gue punya sekarang. Mudah-mudahan seterusnya kompak. jadi yah kamis depan ke salon? cewek-cewek  wakakakka...

byeeeee byeeee Tuzki Bunny Emoticon
assalammualaikum




1.      Definisi Penderitaan
            Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak menyenangkan. Penderitaan itu ada tiga macam yaitu penderitaan yang dialami secara lahir (fisik), penderitaan yang dialami secara batin (mental/ psikologis), dan yang ketiga gabungan dari penderitaan lahir dan penderitaan batin (fisik dan psikologis). Sebab-sebab munculnya penderitaan ada dua, yang pertama adalah Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia, dan yang kedua penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan. Saya akan membahas satu persatu sebab-sebab penderitaan tersebut.
·         Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia
            Biasanya dapat terjadi dalam hubungan ptimi manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Perbuatan buruk antara ptimi manusia contohnya, pelecehan seksual, kekerasan yang berakibat hilangnya nyawa seseorang. Kemudian perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya pun dapat menimbulkan bagi penderitaan bagi manusia yang lainnya. Tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari karena perbuatannyalah yang menimbulkan penderitaan pada manusia yang lainnya. Kebanyakan manusia baru menyadari kesalahannya ketika bencana yang menimbulkan penderitaan bagi manusia yang lainnya itu sudah terjadi. Contohnya, musibah banjir dan tanah longsor .
·         Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan atau azab tuhan
            Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan ptimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Contohnya, Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan sabar ia menerima cobaan ini. Bertahun–tahun ia menderita penyakit kulit, sehingga istrinya bosan merawatnya, dan ia dikucilkan. Berkat kesabarannya dan kepasrahannya kepada Tuhan, maka seiring berjalannya waktu Nabi Ayub pun sembuh dan tampak lebih muda, sehingga istrinya tidak mengenalinnya lagi.

   2.  Hubungan Manusia dengan Penderitaan

        Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.

            Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat. Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani.

            Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya.

            Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.

            Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahanya.            Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan untuk dirinya sendiri.

     3.    Pengaruh Penderitaan
            Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
            Sikap positifnya misalnya kita menjadi lebih kuat, sabar, dan tawakkal dalam menghadapi penderitaan, agar penderitaan yang dirasakan berkurang. Juga kita bisa mengambil hikmah dari penderitaan yang kita terima.
            Setelah kita tau apa itu pengertian penderitaan dan sebab-sebabnya, selanjutnya saya akan membahas tentang perekonomian di Indonesia sekarang dan penderitaan masyarakatnya.
    
4.     Perekonomian Indonesia zaman sekarang dan akibatnya
            Sudah kita ketahui sekarang bahwa perekonomian di negara kita ini sedang tidak stabil dan tergolong lambat akibat dari berbagai permasalahan yang dihadapi sekarang ini. Salah satu permasalahan tersebut ialah, tingkat pengangguran yang masih tinggi. Masalah ini merupakan masalah klasik di negeri ini yang tiap periode selalu menjadi perbincangan hangat. Meski telah terjadi penurunan angka pengangguran, tetap saja tidak banyak membantu bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Akibatnya adalah tetap adanya tindakan kriminal yang terjadi di Indonesia ini.
            Kemudian kebijakan pemerintah dengan menaikkan harga BBM yang hasilnya adalah menambah penderitaan rakyat kecil dan masyarakat kecil semakin menjerit karena ketidak mampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan harus menanggung beban yang lebih banyak lagi agar mereka dapat bertahan hidup.

5.   Solusi
            Sebaiknya pemerintah dan masyarakat Indonesia harus sama-sama bertanggung jawab atas perekonomian negara ini. Pemerintah harus berfikir baik-baik dan hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan. Agar dalam satu kalangan masyarakat yang kurang mampu tidak merasa dirugikan akan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.
            Sedangkan kalangan masyarakat yang berekonomi baik harus mempunyai rasa dan jiwa saling tolong menolong dengan masyarakat yang kurang mampu agar penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu tersebut dapat terselesaikan dengan cepat dan juga masyarakat tidak hanya bergantung pada pemerintah saja, tetapi adanya program pemberdayaan masyarakat dari masyarakat itu sendiri juga bisa menjadi solusi mengatasi penderitaan.

DAFTAR PUSTAKA
1.      Irawan, Fauzi. 2012. Penderitaan Manusia (Opini), [terhubung berkala] http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/06/08/penderitaan-manusia-opini/ , [29 Oktober 2012].
2.      Laila, Desi.  2011. Manusia dan Penderitaan, [terhubung berkala] http://desilaila.multiply.com/journal/item/21/BAB_6_IBD_MANUSIA_DAN_PENDERITAAN?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem, [29 Oktober 2012]
3.      Wijaya, Miranti. 2012. Manusia dan Penderitaan, [terhubung berkala] http://demirantiwijaya.blogspot.com/2012/03/manusia-dan-penderitaan.html, [29 Oktober 2012].




A. Manusia di Dalam Kehidupannya
            Manusia adalah makhluk sosial, dan tidak dapat hidup sendiri. Artinya manusia tidak bisa hidup tanpa adanya bantuan dari orang lan. Coba bayangkan jika anda sebagai manusia hidup individualisme atau penyendiri.
            Mungkin dunia ini akan terasa membosankan dan memuakkan, terjadi banyak kericuhan akibat dari individualisme karena mereka menganggap ini hidupnya sendiri dan tidak mau mengalah satu sama lain karena menyangkut individu. Dengan adanya individualisme bisa di bayangkan oleh para pemuda semua akan terasa sepi, tidak ada yang menggajak bermain , nongkrong , atau sekedar jalan jalan bersama kawan.
B. Pengertian Cinta Kasih dan Kasih Sayang
            Cinta adalah curahan rasa peduli dari hati yang dimiliki setiap manusia terhadap apa yang membuat diri mereka nyaman terhadap sesama manusia dan mahluk lainnya. Cinta itu timbul karena adanya ketertarikan antara satu sama lain. Sedangkan kasih adalah rasa sayang terhadap sesama. jadi cinta kasih adalah rasa kepedulian manusia terhadap sesamanya maupun mahluk lain sehingga menimbulkan rasa kasih sayang.
            Mengacu pada perspektif sekarang, yaitu dalam hubungan cinta kasih yang timbul antara dua jenis manusia yang berbeda kelamin dapat dibedakan dalam empat macam pertumbuhan cinta, yaitu :
       ·         Cinta kasih karena kebiasaan
Adalah cinta yang diperoleh berdasarkan tradisi masyarakat yang dibiasakan, seperti menikahkan anak-anak yang sebelumnya tidak saling kenal dan cinta tumbuh karena ikatan sudah ada.
       ·         Cinta kasih karena penglihatan
Manusia sebagai makhluk social mempunyai kodrat terbaik pada suatu obyek yang dipandang indah, cantik, menarik, dan lain-lain.

       ·         Cinta kasih karena kepercayaan
Adalah cinta kasih yang lahir dari kepercayaan atau keyakinan. Hubungan untuk memadu cinta kasih biasanya diperlukan waktu yang cukup lama untuk saling menyelidiki karakter, dan saling memupuk cinta kasih.
       ·         Cinta kasih karena angan-angan
Adalah cinta yang lahir dari pengaruh angan-angan atau khayal saja, cinta yang penuh fantasi.
            Manusia tanpa cinta kasih bagaikan manusia tanpa perasaan dan akan membua manusia itu berdarah dingin dan tidak perduli dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Manusia dan cinta kasih tidak dapat di pisahkan karena sesuatu hal yang penting dan misalnya terpisahkan maka dunia ini tidak seindah hari ini.
            Kasih sayang adalah rasa peduli terhadap apa yang disayangi. Contohnya adalah satu pasangan yang saling mencintai dan menimbulkan rasa ketergantungan antara satu sama lainya. Hal tersebut lah yang dinamakan cinta. Jadi cinta itu berawal dari kasih sayang.
C. Cinta Kasih Keluarga di Bidang Ekonomi
            Pengertian dari salah satu jenis cinta kasih yang mengandung arti kasih sayang dalam keluarga atau rumah tangga. Berbicara tentang kehidupan berumah tangga, maka cinta kasih sayang adalah kunci kebahagiaan. Kasih sayang adalah merupakan pertumbuhan dari cinta, yaitu cinta antara pria dan wanita lain diakhiri dengan dengan perkawinan atau hidup berumah tangga di dalam keluarga, maka cinta akan berlanjut menjadi sayang.
            Keluarga mempunyai fungsi ekonomi yang sangat penting bagi kehidupan keluarganya itu sendiri, karena merupakan pendukung utama bagi kebutuhan dan kelangsungan keluarga. Fungsi ekonomi keluarga meliputi pencarian nafkah, perencanaan serta penggunaannya. Pelaksanaan fungsi ekonomi keluarga oleh dan untuk semua anggota keluarga mempunyai kemungkinan menambah saling pengertian, solidaritas, dan tanggung jawab bersama dalam keluarga itu. Pemenuhan fungsi ekonomi keluarga ini mesti dilakukan secara wajar, artinya tidak kekurangan dan tidak pula berlebihan, karena jika kekurangan atau berlebihan dapat membawa pengaruh negatif bagi anggota keluarga itu sendiri.
            Fungsi selanjutnya ialah yaitu orang tua menyediakan anggaran khusus untuk anak-anaknya berupa sandang, pangan, papan, dan untuk biaya-biaya lainnya. Hal ini diperkuat dengan teori dari seorang pakar psikologi Abraham Maslow, mengemukakan adanya lima tingkatan kebutuhan pokok manusia (Purwanto, 2006:78). Adapun lima kebutuhan pokok
tersebut adalah sebagai berikut:
1. Kebutuhan fisiologis (physiological needs).
            Kebutuhan ini merupakan kebutuhan dasar yang bersifat primer dan vital, yang menyangkut   fungsi-fungsi biologis dasar dari organisme manusia seperti kebutuhan akan pangan, sandang dan papan, kesehatan fisik, kebutuhan seks dan sebagainya.
2. Kebutuhan rasa aman dan perlindungan (safety and security needs)
            seperti terjamin keamanannya, terlindung dari bahaya dan ancaman penyakit, perang, kemiskinan, kelaparan, perlakuan tidak adil dan sebagainya.
3. Kebutuhan sosial (social needs)
            yang meliputi antara lain kebutuhan akan dicintai, diperhitungkan sebagai pribadi, diakui sebagai anggota kelompok, rasa setia kawan.
4. Kebutuhan akan penghargaan (esteem needs)
            termasuk kebutuhan dihargai karena prestasi, kemampuan, kedudukan atau status, pangkat dan sebagainya.
5. Kebutuhan akan aktualisasi diri (self actualization needs)
            antara lain kebutuhan mempertinggi potensi-potensi yang dimiliki.
           



DAFTAR PUSTAKA :
1.      Firmansyah, Arif. 2012. Hubungan manusia dan cinta kasih terhadap kehidupan manusia, [terhubung berkala] <http://ariffirmansyahh.wordpress.com/2012/03/20/hubungan-manusia/>. [ 3 November 2012].
2.      Mubarak, Farhan. 2012. Hubungan Manusia dengan Cinta Kasih, [terhubung berkala] <http://fhnbarock.blogspot.com/2012/04/hubungan-manusia-dengan-cinta-kasih.html> . [3 November 2012].
    3.      Panggabean, Hanna. Ilmu Budaya Dasar, [terhubung berkala] <http://hannajudika.tripod.com/Karya.htm>. [3 November 2012]
4.      Putra, Ryandhika Pradana. 2011. Contoh Fungsi Keluarga yang Paling Mempengaruhi Kehidupan Kita, [terhubung berkala] <http://ryandhikapunya.blogspot.com/2011/10/contoh-fungsi-keluarga-yang-paling.html>. [3 November 2012]


A. Definisi Keindahan
            Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
            Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
            Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai milai abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Keindahan juga bersifat universal artinya tidak terikat dengan selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Dilihat dari beberapa persepsi tentang keindahan berikut ini :
1. Keindahan adalah sesuatu yang rnendatangkan rasa menyenangkan bagi yang melihat(Tolstoy).
2. Keindahan adalah keseluruhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian-bagian yang saling berhubungan satu sarna lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri. Atau, beauty is an order of parts in their manual relations and in their relation to the whole (Baumgarten).
3. Yang indah hanyalah yang baik. Jika belum baik ciptaan itu belurn indah.  Keindahan harus dapat memupuk perasaan moral. Jadi ciptaan-ciptaan yang amoral tidak bisa dikatakan indah, karena tidak dapat digunakan untuk memupuk moral (Sulzer).
4.  Keindahan dapat terlepas sarna sekali dari kebaikan (Winehelmann).
5. Yang indah adalah yang rnemiliki proporsi yang harmonis. Karena proporsi yang harrnonis itu nyata, maka keindahan itu dapat disamakan dengan kebaikan. Jadi, yang indah adalah nyata dan yang nyata adalah yang baik (Shaftesbury).
6. Keindahan adalah sesuatu yang dapat mendatangkan rasa senang (Hume).
7. Yang indah adalah yang paling banyak mendatangkan rasa senang, dan itu adalah yang dalam waktu sesingkat-singkatnya paling banyak memberikan pengalaman yang menyenangkan (Hemsterhuis).

B. Hubungan Manusia dengan Keindahan
            Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga diperlukan pelestarian bentuk keindahan yang dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya manjadi bagian dari kebudayaannya yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
            Keindahan tersebut pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu adalah wajar tidak berlebihan dan tidak kurang. Konsep keindahan itu sendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran. Batas keindahan akan behenti pada pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang  selalu bertambah,  sedangkan yang tidak ada unsur keindahanya tidak mempunyai daya tarik. Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan yang lainya. Dengan kata lain imajinasi merupakan proses menghubungkan suatu benda dengan benda lain sebagai objek imajinasi.
            Demikian pula kata indah diterapkan untuk persatuan orang-orang yang beriman, para nabi, orang yang menghargai kebenaran dalam agama, kata dan perbuatan serta orang –orang yang saleh merupakan persahabatan yang paling indah.
            Jadi keindahan mempunyai dimensi interaksi yang sangat luas baik hubungan manusia dengan benda, manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, dan bagi orang itu sendiri yang melakukan interaksi.
            Ada beberapa alasan mengapa manusia menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:
1)            Tata nilai yang telah using
2)            Kemerosotan Zaman
3)            Penderitaan Manusia
4)            Keagungan Tuhan

C. Kesimpulan : Mengapa Manusia Menciptakan Keindahan?
            Keindahan itu pada dasarnya bersifat alamiah, sedangkan alam adalah ciptaan tuhan.berarti keindahan juga ciptaan Tuhan. Alamiah memiliki arti wajar, tidak berlebihan tidak pula kurang. Kalau wanita dalam lukisan lebih cantik daripada keadaan sebenarnya, justru tidak indah. Bila ada pemain drama yang berlebih-lebihan, misalnya marah dengan meluap-luap padahal kesalahan kecil, atau karena kehilangan sesuatu yang tak berharga kemudian menangis meraung-raung, itu berarti tidak alamiah.


Daftar Pustaka

1.      Alfarizi, Azza. 2012 Konsepsi Ilmu budaya dasar dalam Hal Keagamaan dan Keindahan [ terhubung berkala] http://azzaalfarizi.blogspot.com/2012/05/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-hal.html [ 15 Oktober 2012]

2.      http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-keindahan [ 15 Oktober 2012]

3.      PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 2011, Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Agama, Filsafat, dan Keindahan [terhubung berkala] http://pgmi-iain.blogspot.com/2011/10/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-agama.html [ 15 Oktober 2012]