~ Bad Perform ~

Adalah hanya sebuah blog biasa yang kebanyakan mengisahkan kehidupan sehari-hari si pemilik dan menyebarkan ilmu-ilmu pengetahuan yang di dapat (walau baru sedikit ilmu-ilmu yang baru di posting) :D

Foto saya
♥ Badminton & Bima Wirawan

STORY TELLING .............

Photobucket

Haaalllllloooooooooo!!!!! ya ampun ASSALAMMUALAIKUUMM!!! ngahahay. udah lama gak cerita rusuh disini yak.. baru sadar blog gue yang udah menahun ini cerita-ceritanya sudah tertutup dengan tugas-tugas gue yang pengumpulannya harus melalui blog.. yaahh gak perlu tau deh matkul apa. diterangin disini juga susah sih pasti pada banyak yang gak ngerti, ntar banyak nanya, ntar gak dijawab ngambek, musuhan deh gaaaaahh ~ Tuzki Bunny Emoticon

eh iyah gue udah 1 bulan kuliah di universitas yang lagi gue singgahi sekarang, bersama kelas 1EA04.  Alhamdulillah banget looooohh ada yang mau temenan sama gue, banyak lagi wkakaka.. jadi gak suram-suram amat hidup gue di kuliah ini. hahahay.. walaupun ibarat kata kalo dikelas duduk paling depan mulu, tapi kerennya gue juga tetep bisa dapet hiburan dan lawakan. yah lumayan laah perut bisa six pack kalo 1 semester ketawa mulu kerjaan

gue mau ceritain kegiatan yang gue lalui 1 bulan ini. gue sebut merk aja yah biar lebih enak. gue punya temen seperjuangan gue yaitu Rintintin (alias titin lasria manurung. dia selalu protes kalo gue nyebut dia rintintin. katanya gak bagus), kemudian Cipa (alias syifa wati. dan baru hari ini namanya gue rubah jadi cipaganti dan dia protes), ada Intan (bingung namanya mau gue ubah kayak gimana, dan akhirnya namanya tadi gue ubah jadi Intan Markoco, asli markoconya itu yang buat gue ngakak mulu), lalu ada Della, Ana (sering gue suruh ngomong padang cuma gak mau mulu),Mala, Risna (kadang kalo lagi iseng gue panggil risna mukti), Kartika (gue selalu godain dia "tik gue laper, lu ulang tahun kan hari ini?" di balas "lu sarap yu! gue ulang tahun mulu tiap hari, tua gue"), Nisa (kalo iseng gue manggil dia APIP (nama aslinya Afif Anisatul Latifah), dan dia protes dengan logat jawa kalo gue manggilnya apip), ada Dea, Wilda. Nah itu baru ceweknya aja.. Selama ini kalo cerita sama mereka-mereka tuh gak ada habisnya dan alhamdulillah sampe sekarang belum bosan untuk ketawa-ketiwi dan sebagainya. Untuk soal pelajaran alhamdulillah kompak banget. Yah seneng banget deh gue bisa dibilang.
Tuzki Bunny Emoticon


Kegiatan gue itu yang gak lain dan gak bukan adalah yah kuliah, belajar, meratiin dosen, makan permen kalo ngantuk. Setelah dosen keluar, langsung pada cerita-cerita. ada angin apa gituuuu yaah.. ada seorang cowok cina datang dan memperkenalkan diri sebagai Richard nimbrung. dan godain temen gue yang namanya kartika ini. Kartika ini memang agak sedikit latah, jadi richard seneng banget godain kartika kalo lagi istirahat atau dosennya telat. gue sempet ngerekam gimana dia ngelatahin temen gue ini. hahahha.. maaf cuma bisa di video karena gue gak bisa menggambarkan kelucuan itu dengan tulisan




Setelah beberapa lama kemudian akhirnya ada beberapa cowok yang ikutan nimbrung alias ngobrol2 sama 13 orang cewek ini namanya Richard (yang sempet gue ceritain di atas),  Yogie, Fawwaz, Agung, Eka Gilang (Dia mengaku-ngakui bahwa namanya itu gemblong dan dia juga mengakui bahwa dirinya itu manis) HAAPPAAHHH Tuzki Bunny Emoticon *keselek*.

Yah bisa dibilang cowok2 diatas itu hiburan buat para cewek2 ini yang lagi pusing, stress mikirin tugas. dan mereka tampil kayak lenong ngelawak depan kelas. hahaha mereka adalah sukarelawan yang tidak dipanggil loh buat ngelawak.

Jadi bisa dibilang kalo lagi di kampus (cie elah kampus biasanya suka keceplosan sekolah) kegitan gue bervariasi deh. gak cuma duduk doang, ngelamun, berkutat dengan tulisan di binder lagi yang bikin otak gue  aaaarrrgghhh puuussiiinnnggg
Tuzki Bunny Emoticon


tapi yang harus gue syukurin adalah masih bisa ngerasain kompaknya temen-temen gue yang gue punya sekarang. Mudah-mudahan seterusnya kompak. jadi yah kamis depan ke salon? cewek-cewek  wakakakka...

byeeeee byeeee Tuzki Bunny Emoticon
assalammualaikum




1.      Definisi Penderitaan
            Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak menyenangkan. Penderitaan itu ada tiga macam yaitu penderitaan yang dialami secara lahir (fisik), penderitaan yang dialami secara batin (mental/ psikologis), dan yang ketiga gabungan dari penderitaan lahir dan penderitaan batin (fisik dan psikologis). Sebab-sebab munculnya penderitaan ada dua, yang pertama adalah Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia, dan yang kedua penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan. Saya akan membahas satu persatu sebab-sebab penderitaan tersebut.
·         Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia
            Biasanya dapat terjadi dalam hubungan ptimi manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Perbuatan buruk antara ptimi manusia contohnya, pelecehan seksual, kekerasan yang berakibat hilangnya nyawa seseorang. Kemudian perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya pun dapat menimbulkan bagi penderitaan bagi manusia yang lainnya. Tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari karena perbuatannyalah yang menimbulkan penderitaan pada manusia yang lainnya. Kebanyakan manusia baru menyadari kesalahannya ketika bencana yang menimbulkan penderitaan bagi manusia yang lainnya itu sudah terjadi. Contohnya, musibah banjir dan tanah longsor .
·         Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan atau azab tuhan
            Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan ptimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Contohnya, Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan sabar ia menerima cobaan ini. Bertahun–tahun ia menderita penyakit kulit, sehingga istrinya bosan merawatnya, dan ia dikucilkan. Berkat kesabarannya dan kepasrahannya kepada Tuhan, maka seiring berjalannya waktu Nabi Ayub pun sembuh dan tampak lebih muda, sehingga istrinya tidak mengenalinnya lagi.

   2.  Hubungan Manusia dengan Penderitaan

        Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.

            Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat. Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani.

            Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya.

            Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.

            Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahanya.            Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan untuk dirinya sendiri.

     3.    Pengaruh Penderitaan
            Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
            Sikap positifnya misalnya kita menjadi lebih kuat, sabar, dan tawakkal dalam menghadapi penderitaan, agar penderitaan yang dirasakan berkurang. Juga kita bisa mengambil hikmah dari penderitaan yang kita terima.
            Setelah kita tau apa itu pengertian penderitaan dan sebab-sebabnya, selanjutnya saya akan membahas tentang perekonomian di Indonesia sekarang dan penderitaan masyarakatnya.
    
4.     Perekonomian Indonesia zaman sekarang dan akibatnya
            Sudah kita ketahui sekarang bahwa perekonomian di negara kita ini sedang tidak stabil dan tergolong lambat akibat dari berbagai permasalahan yang dihadapi sekarang ini. Salah satu permasalahan tersebut ialah, tingkat pengangguran yang masih tinggi. Masalah ini merupakan masalah klasik di negeri ini yang tiap periode selalu menjadi perbincangan hangat. Meski telah terjadi penurunan angka pengangguran, tetap saja tidak banyak membantu bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Akibatnya adalah tetap adanya tindakan kriminal yang terjadi di Indonesia ini.
            Kemudian kebijakan pemerintah dengan menaikkan harga BBM yang hasilnya adalah menambah penderitaan rakyat kecil dan masyarakat kecil semakin menjerit karena ketidak mampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan harus menanggung beban yang lebih banyak lagi agar mereka dapat bertahan hidup.

5.   Solusi
            Sebaiknya pemerintah dan masyarakat Indonesia harus sama-sama bertanggung jawab atas perekonomian negara ini. Pemerintah harus berfikir baik-baik dan hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan. Agar dalam satu kalangan masyarakat yang kurang mampu tidak merasa dirugikan akan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.
            Sedangkan kalangan masyarakat yang berekonomi baik harus mempunyai rasa dan jiwa saling tolong menolong dengan masyarakat yang kurang mampu agar penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu tersebut dapat terselesaikan dengan cepat dan juga masyarakat tidak hanya bergantung pada pemerintah saja, tetapi adanya program pemberdayaan masyarakat dari masyarakat itu sendiri juga bisa menjadi solusi mengatasi penderitaan.

DAFTAR PUSTAKA
1.      Irawan, Fauzi. 2012. Penderitaan Manusia (Opini), [terhubung berkala] http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/06/08/penderitaan-manusia-opini/ , [29 Oktober 2012].
2.      Laila, Desi.  2011. Manusia dan Penderitaan, [terhubung berkala] http://desilaila.multiply.com/journal/item/21/BAB_6_IBD_MANUSIA_DAN_PENDERITAAN?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem, [29 Oktober 2012]
3.      Wijaya, Miranti. 2012. Manusia dan Penderitaan, [terhubung berkala] http://demirantiwijaya.blogspot.com/2012/03/manusia-dan-penderitaan.html, [29 Oktober 2012].




A. Manusia di Dalam Kehidupannya
            Manusia adalah makhluk sosial, dan tidak dapat hidup sendiri. Artinya manusia tidak bisa hidup tanpa adanya bantuan dari orang lan. Coba bayangkan jika anda sebagai manusia hidup individualisme atau penyendiri.
            Mungkin dunia ini akan terasa membosankan dan memuakkan, terjadi banyak kericuhan akibat dari individualisme karena mereka menganggap ini hidupnya sendiri dan tidak mau mengalah satu sama lain karena menyangkut individu. Dengan adanya individualisme bisa di bayangkan oleh para pemuda semua akan terasa sepi, tidak ada yang menggajak bermain , nongkrong , atau sekedar jalan jalan bersama kawan.
B. Pengertian Cinta Kasih dan Kasih Sayang
            Cinta adalah curahan rasa peduli dari hati yang dimiliki setiap manusia terhadap apa yang membuat diri mereka nyaman terhadap sesama manusia dan mahluk lainnya. Cinta itu timbul karena adanya ketertarikan antara satu sama lain. Sedangkan kasih adalah rasa sayang terhadap sesama. jadi cinta kasih adalah rasa kepedulian manusia terhadap sesamanya maupun mahluk lain sehingga menimbulkan rasa kasih sayang.
            Mengacu pada perspektif sekarang, yaitu dalam hubungan cinta kasih yang timbul antara dua jenis manusia yang berbeda kelamin dapat dibedakan dalam empat macam pertumbuhan cinta, yaitu :
       ·         Cinta kasih karena kebiasaan
Adalah cinta yang diperoleh berdasarkan tradisi masyarakat yang dibiasakan, seperti menikahkan anak-anak yang sebelumnya tidak saling kenal dan cinta tumbuh karena ikatan sudah ada.
       ·         Cinta kasih karena penglihatan
Manusia sebagai makhluk social mempunyai kodrat terbaik pada suatu obyek yang dipandang indah, cantik, menarik, dan lain-lain.

       ·         Cinta kasih karena kepercayaan
Adalah cinta kasih yang lahir dari kepercayaan atau keyakinan. Hubungan untuk memadu cinta kasih biasanya diperlukan waktu yang cukup lama untuk saling menyelidiki karakter, dan saling memupuk cinta kasih.
       ·         Cinta kasih karena angan-angan
Adalah cinta yang lahir dari pengaruh angan-angan atau khayal saja, cinta yang penuh fantasi.
            Manusia tanpa cinta kasih bagaikan manusia tanpa perasaan dan akan membua manusia itu berdarah dingin dan tidak perduli dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Manusia dan cinta kasih tidak dapat di pisahkan karena sesuatu hal yang penting dan misalnya terpisahkan maka dunia ini tidak seindah hari ini.
            Kasih sayang adalah rasa peduli terhadap apa yang disayangi. Contohnya adalah satu pasangan yang saling mencintai dan menimbulkan rasa ketergantungan antara satu sama lainya. Hal tersebut lah yang dinamakan cinta. Jadi cinta itu berawal dari kasih sayang.
C. Cinta Kasih Keluarga di Bidang Ekonomi
            Pengertian dari salah satu jenis cinta kasih yang mengandung arti kasih sayang dalam keluarga atau rumah tangga. Berbicara tentang kehidupan berumah tangga, maka cinta kasih sayang adalah kunci kebahagiaan. Kasih sayang adalah merupakan pertumbuhan dari cinta, yaitu cinta antara pria dan wanita lain diakhiri dengan dengan perkawinan atau hidup berumah tangga di dalam keluarga, maka cinta akan berlanjut menjadi sayang.
            Keluarga mempunyai fungsi ekonomi yang sangat penting bagi kehidupan keluarganya itu sendiri, karena merupakan pendukung utama bagi kebutuhan dan kelangsungan keluarga. Fungsi ekonomi keluarga meliputi pencarian nafkah, perencanaan serta penggunaannya. Pelaksanaan fungsi ekonomi keluarga oleh dan untuk semua anggota keluarga mempunyai kemungkinan menambah saling pengertian, solidaritas, dan tanggung jawab bersama dalam keluarga itu. Pemenuhan fungsi ekonomi keluarga ini mesti dilakukan secara wajar, artinya tidak kekurangan dan tidak pula berlebihan, karena jika kekurangan atau berlebihan dapat membawa pengaruh negatif bagi anggota keluarga itu sendiri.
            Fungsi selanjutnya ialah yaitu orang tua menyediakan anggaran khusus untuk anak-anaknya berupa sandang, pangan, papan, dan untuk biaya-biaya lainnya. Hal ini diperkuat dengan teori dari seorang pakar psikologi Abraham Maslow, mengemukakan adanya lima tingkatan kebutuhan pokok manusia (Purwanto, 2006:78). Adapun lima kebutuhan pokok
tersebut adalah sebagai berikut:
1. Kebutuhan fisiologis (physiological needs).
            Kebutuhan ini merupakan kebutuhan dasar yang bersifat primer dan vital, yang menyangkut   fungsi-fungsi biologis dasar dari organisme manusia seperti kebutuhan akan pangan, sandang dan papan, kesehatan fisik, kebutuhan seks dan sebagainya.
2. Kebutuhan rasa aman dan perlindungan (safety and security needs)
            seperti terjamin keamanannya, terlindung dari bahaya dan ancaman penyakit, perang, kemiskinan, kelaparan, perlakuan tidak adil dan sebagainya.
3. Kebutuhan sosial (social needs)
            yang meliputi antara lain kebutuhan akan dicintai, diperhitungkan sebagai pribadi, diakui sebagai anggota kelompok, rasa setia kawan.
4. Kebutuhan akan penghargaan (esteem needs)
            termasuk kebutuhan dihargai karena prestasi, kemampuan, kedudukan atau status, pangkat dan sebagainya.
5. Kebutuhan akan aktualisasi diri (self actualization needs)
            antara lain kebutuhan mempertinggi potensi-potensi yang dimiliki.
           



DAFTAR PUSTAKA :
1.      Firmansyah, Arif. 2012. Hubungan manusia dan cinta kasih terhadap kehidupan manusia, [terhubung berkala] <http://ariffirmansyahh.wordpress.com/2012/03/20/hubungan-manusia/>. [ 3 November 2012].
2.      Mubarak, Farhan. 2012. Hubungan Manusia dengan Cinta Kasih, [terhubung berkala] <http://fhnbarock.blogspot.com/2012/04/hubungan-manusia-dengan-cinta-kasih.html> . [3 November 2012].
    3.      Panggabean, Hanna. Ilmu Budaya Dasar, [terhubung berkala] <http://hannajudika.tripod.com/Karya.htm>. [3 November 2012]
4.      Putra, Ryandhika Pradana. 2011. Contoh Fungsi Keluarga yang Paling Mempengaruhi Kehidupan Kita, [terhubung berkala] <http://ryandhikapunya.blogspot.com/2011/10/contoh-fungsi-keluarga-yang-paling.html>. [3 November 2012]


A. Definisi Keindahan
            Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
            Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
            Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai milai abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Keindahan juga bersifat universal artinya tidak terikat dengan selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Dilihat dari beberapa persepsi tentang keindahan berikut ini :
1. Keindahan adalah sesuatu yang rnendatangkan rasa menyenangkan bagi yang melihat(Tolstoy).
2. Keindahan adalah keseluruhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian-bagian yang saling berhubungan satu sarna lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri. Atau, beauty is an order of parts in their manual relations and in their relation to the whole (Baumgarten).
3. Yang indah hanyalah yang baik. Jika belum baik ciptaan itu belurn indah.  Keindahan harus dapat memupuk perasaan moral. Jadi ciptaan-ciptaan yang amoral tidak bisa dikatakan indah, karena tidak dapat digunakan untuk memupuk moral (Sulzer).
4.  Keindahan dapat terlepas sarna sekali dari kebaikan (Winehelmann).
5. Yang indah adalah yang rnemiliki proporsi yang harmonis. Karena proporsi yang harrnonis itu nyata, maka keindahan itu dapat disamakan dengan kebaikan. Jadi, yang indah adalah nyata dan yang nyata adalah yang baik (Shaftesbury).
6. Keindahan adalah sesuatu yang dapat mendatangkan rasa senang (Hume).
7. Yang indah adalah yang paling banyak mendatangkan rasa senang, dan itu adalah yang dalam waktu sesingkat-singkatnya paling banyak memberikan pengalaman yang menyenangkan (Hemsterhuis).

B. Hubungan Manusia dengan Keindahan
            Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga diperlukan pelestarian bentuk keindahan yang dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya manjadi bagian dari kebudayaannya yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
            Keindahan tersebut pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu adalah wajar tidak berlebihan dan tidak kurang. Konsep keindahan itu sendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran. Batas keindahan akan behenti pada pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang  selalu bertambah,  sedangkan yang tidak ada unsur keindahanya tidak mempunyai daya tarik. Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan yang lainya. Dengan kata lain imajinasi merupakan proses menghubungkan suatu benda dengan benda lain sebagai objek imajinasi.
            Demikian pula kata indah diterapkan untuk persatuan orang-orang yang beriman, para nabi, orang yang menghargai kebenaran dalam agama, kata dan perbuatan serta orang –orang yang saleh merupakan persahabatan yang paling indah.
            Jadi keindahan mempunyai dimensi interaksi yang sangat luas baik hubungan manusia dengan benda, manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, dan bagi orang itu sendiri yang melakukan interaksi.
            Ada beberapa alasan mengapa manusia menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:
1)            Tata nilai yang telah using
2)            Kemerosotan Zaman
3)            Penderitaan Manusia
4)            Keagungan Tuhan

C. Kesimpulan : Mengapa Manusia Menciptakan Keindahan?
            Keindahan itu pada dasarnya bersifat alamiah, sedangkan alam adalah ciptaan tuhan.berarti keindahan juga ciptaan Tuhan. Alamiah memiliki arti wajar, tidak berlebihan tidak pula kurang. Kalau wanita dalam lukisan lebih cantik daripada keadaan sebenarnya, justru tidak indah. Bila ada pemain drama yang berlebih-lebihan, misalnya marah dengan meluap-luap padahal kesalahan kecil, atau karena kehilangan sesuatu yang tak berharga kemudian menangis meraung-raung, itu berarti tidak alamiah.


Daftar Pustaka

1.      Alfarizi, Azza. 2012 Konsepsi Ilmu budaya dasar dalam Hal Keagamaan dan Keindahan [ terhubung berkala] http://azzaalfarizi.blogspot.com/2012/05/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-hal.html [ 15 Oktober 2012]

2.      http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-keindahan [ 15 Oktober 2012]

3.      PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 2011, Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Agama, Filsafat, dan Keindahan [terhubung berkala] http://pgmi-iain.blogspot.com/2011/10/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-agama.html [ 15 Oktober 2012]



JAKARTA, Pegadaian Syariah dalam waktu dekat akan menerima kucuran dana untuk penyaluran pembiayaan modal kerja. Dana ini diperoleh dari sindikasi delapan Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (As-banda).
            Ketua Asbanda yang juga merupakan Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, mengungkapkan pembiayaan ini bernilai hingga Rp 1 triliun. Rencananya, penandatanganan kerja sama akan dilakukan pekan depan. “Bank DKI dipercaya menjadi leader untuk sindikasi tersebut”, ujar Eko seusai melaksanakan rapat dengar pendapat umum bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (4/10).
            Ini bukan kali pertama Bank DKI menyalurkan pembiayaan melalui sindikasi. Sebelumnya, Bank DKI juga menyalurkan pembiayaan untuk pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan senilai RP 7,14 triliun bersama dengan BCA. “Pada sindikasi ini, Bank DKI juga dipercaya menjadi pimpinan sindikasi.” tuturnya.
            Ia menjelaskan, di awal tahun ini Bank DKI telah mematok target sindikasi sebesar Rp 2 triliun pada 2012. Target sindikasi ini meningkat 83 persen bila dibandingkan posisi akhir tahun 2011 yang sebesar Rp 1,2 triliun.
            Eko menyebutkan, beberapa proyek sindikasi yang telah dipercayakan kepada Bank DKI adalah dua proyek pembangkit listrik, proyek tol, proyek perkebunan, dan perhotelan.
Laba Rp 401 miliar
            Dalam kesempatan tersebut, Eko menyebutkan Bank DKI membukukan laba sebesae Rp 401 miliar pada September 2012. Laba tersebut ditargetkan naik menjadi Rp 596 miliar di akhir 2012.
            Ia menjelaskan , pertumbuhan kredit pada September 2012 mencapai sekitar 30 persen menjadi Rp 13,5 triliun dari periode sebelumnya Rp 9 triliun. Kredit Bank DKI tersalurkan ke sector consumer sebanyak 53 persen dan produktif 47 persen. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 25 triliun, tumbuh dari Ro 19 triliun pada Desember 2011.
            Aset Bank DKI pada periode tersebut mampu melampaui target, yakni sebesar Rp 27,5 triliun. Nilai asset Bank DKI sebelumnya ditarget Rp 25,2 triliun pada akhir 2012. Adapun modal Bank DKI tercatat mencapai Rp 1,4 triliun.
            Modal Bank DKI, kata Eko, akan ditambah setelah revisi peraturan daerah (perda) mengenai modal pasar. Nilai modal dasar Bank DKI diperbesar dari semula Rp 700 miliar menjadi Rp 3,5 triliun. “Perdanya sudah keluar sehingga kami punya ruang untuk penyorotan modal.” ujarnya.
            Dalam APBD Provinsi DKI Jakarta 2012, disepakati penambahan modal Bank DKI sebesar Rp 250 miliar. Dari jumlah itu, Rp 68 miliar sudah disetor ke Bank DKI. “Minggu ini, akan disetor lagi Rp 181 miliar. Sisanya yang lain tunggu pergub (peraturan gubernur”, ujarnya.
Republika - Jumat, 5 Oktober 2012


Tanggapan dan Saran :
            Menurut saya, kebijakan pengucuran dana ke Bank Syariah oleh Asosiasi Bank Pembangunan Derah merupakan kebijakan yang benar, karena dananya tersebut digunakan untuk penyaluran pembiayaan modal kerja, hal ini merupakan hal positif . Jadi Bank yang berasosiasi menyumbangkan dana tersebut juga pasti akan selalu member sindikasi yang presentasinya meningkat setiap tahunnya, seperti halnya Bank DKI yang bila dibandingkan tahun sebelumnya meningkatkan sindikasi sebesar 83 persen, maka dari hal tersebut kesimpulannya penyaluran dana tersebut tidak semata-mata untuk menunjukkan citra atau keunggulan suatu Bank, tetapi juga menjalin kerja sama yang baik dengan bank lain guna membantu peningkatan modal kerja.


A. PENDAHULUAN
            Sudah kita bahas dalam makalah sebelumnya bahwa manusia mempunyai kaitan erat dalam munculnya kebudayaan-kebudayaan. Tetapi kita pun jangan lupa untuk melesatrikan kebudayaan tersebut.Kita pun sudah mengetahuia unsur-unsur kebudayaan salah satunya adalah bahasa (sastra). Manusia dan sastra juga memiliki hubungan yang saling mengisi yaitu antara sastra dan seni, sebelum mengetahui hubungannya dan apa peranan manusia untuk melestarikan kebudayaan dan sastra, mari kita bahas lebih dalam apa itu kesusastraan.

B. PENGERTIAN KESUSASTRAAN
            Secara etimologi (menurut asal-usul kata) kesusastraan berarti karangan yang indah. “sastra” (dari bahasa Sansekerta) artinya : tulisan, karangan. Akan tetapi sekarang pengertian “Kesusastraan” berkembang melebihi pengertian etimologi tersebut. Kata “Indah” amat luas maknanya. Tidak saja menjangkau pengertian-pengertian lahiriah tapi terutama adalah pengertian-pengertian yang bersifat rohaniah. Misalnya, bukankah pada wajah yang jelek orang masih bisa menemukan hal-hal yang indah.
            Selain itu dalam arti kesusastraan , sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis adan sastra lisan. Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan sastra tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
            Beberapa definisi yang pernah diungkapkan orang : 
1. Sastra adalah seni berbahasa.
2. Sastra adalah ungkapan spontan dari perasaan yang mendalam.
3. Sastra adalah ekspresi pikiran (pandangan, ide, perasaan, pemikiran) dalam bahasa.
4. Sastra adalah inspirasi kehidupan yanag dimateraikan dalam sebuah bentuk keindahan.
5. Sastra adalah buku-buku yang memuat perasaan kemanusiaan yang mendalam dan kebenaran            moral dengan sentuhan kesucian, keluasan pandangan, dan bentuk yang mempesona.
6. Sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan,  ide,  semangat, keyakainan dalam suatu bentuk gambaran kongkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa.
7. Sesuatu disebut teks sastra jika:
  • teks tersebut tidak melulu disusun untuk tujuan komunikatif praktis atau sementara                        waktu,
  • teks tersebut mengandung unsur fiksionalitas, 
  • teks tersebut menyebabkan pembaca mengambil jarak, 
  • bahannya diolah secara istimewa, dan 
  • mempunyai keterbukaan penafsiran.

            Kesusastraan sesungguhnya terkait dengan seluruh aspek kehidupan. Hanya saja karena pemaparannya menempuh lajur rekaan imajinasi, sehingga nampak semu. Tapi dalam kesemuannya itu, sastra merefleksikan fenomena hidup beragam dengan mendalam, mengikuti cipta-rasa-karsa penulisnya. Untuk itu memang diperlukan kesiapan: apresiasi, interpretasi dan analisis, sehingga dunia rekaan di dalam sastra jelas kaitannya dengan seluruh aspek kehidupan. Kritik sebagai perangkat penting yang sesungguhnya berfungsi menunjukkan arti kehadiran sastra, kebetulan sangat parah di Indonesia, sehingga kehadiran sastra semakin tenggelam hanya sebagai hiburan.

C. FUNGSI SASTRA
            Dalam kehidupan masayarakat sastra mempunyai beberapa fungsi yaitu :
1. Fungsi rekreatif, yaitu sastra dapat memberikan hiburan yang
     menyenangkan bagi penikmat atau pembacanya.
2. Fungsi didaktif, yaitu sastra mampu mengarahkan atau mendidik
     pembacanya karena nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang terkandung
    didalamnya.
3. Fungsi estetis, yaitu sastra mampu memberikan keindahan bagi
    penikmat/pembacanya karena sifat keindahannya.
4. Fungsi moralitas, yaitu sastra mampu memberikan pengetahuan kepada
    pembaca/peminatnya sehingga tahu moral yang baik dan buruk, karena
    sastra yang baik selalu mengandung moral yang tinggi.
5. Fungsi religius, yaitu sastra pun menghasilkan karya-karya yang
    mengandung ajaran agama yang dapat diteladani para penikmat/pembaca sastra.

D. FENOMENA TENTANG BUDAYA DAN SASTRA YANG TERJADI
            Sudah tidak bisa disangkal lagi bahwa sekarang kebudayaan dan kesusastraan yang ada di Indonesia ini sudah hampir hilang. Keindahannya pun sudah jarang sekali terlihat oleh mata. Semuanya berubah seiring perubahan zaman. Begitu pula dengan tatanan bahasa kita yang mulai tidak teratur.
                Pada umumnya masyarakat merasa gengsi jika masih mempertahannkan kebudayaan mereka. Kebanyakan mereka lebih memilih menampilkan atau menggunakan budaya modern dan lebih mencintai kebudayaan asing dibandingkan kebudayaan sendiri, ini disebabkan kurangnya pemahaman terhadap kebudayaannya karena orang tua tidak menjelaskan dan menceritakan kebudayaan yang ia pegang selama inicontoh di tahun 2012 ini banyak sekali boyband atau girlband yang bermunculan dengan dandanan ala kebarat-baratan. Contoh lainnya adalah “GANGNAM STYLE”. Sekarang pun banyak orang-orang yang meniru gerakan tarian tersebut. Semua orang berbondong-bondong untuk melakukan gerakan tersebut. Ini merupakan salah satu contoh kebudayaan kita dari segi tarian yang hampir punah.
            Contoh selanjutnya adalah di bidang sastra. Sebelumnya sudah kita ketahui apa itu sastra. Sebuah bahasa yang indah dan sopan yang kita miliki. Sekarang banyak bahasa asing dan bahasa “gaul” yang mewarnai setiap pembicaraan kita. Jika terus berlanjut terus, bahasa kita akan terancam punah. Bisa kita ambil contoh akibat buruk dari hilangnya kebudayaan bahasa kita yaitu, tawuran. Salah satu faktor tawuran terjadi karena konflik dalam pembicaraan yang tidak pernah selesai. Kedua belah pihak tidak bisa berbicara baik-baik, sopan, dan santun untuk menyelesaikan masalahnya. Banyak kata-kata yang tidak sepantasnya dan amarah yang tidak bisa dikendalikan keluar dari mulut mereka dan berhujung dengan terancamnya nyawa seseorang.
            Jika ini terus berlanjut tanpa adanya tindakan berarti dari semua pihak maka hilang lah sudah jadi diri bangsa Indonesia ini.

E. PERAN KITA UNTUK MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DAN SASTRA
            Kita mempunyai peran yang sangat penting untuk melestarikan budaya dan sastra yang kita punya dengan cara :
ü  PEMERINTAH :
1.      Pemerintah harus lebih memperkenalkan dan mempromosikan kebudayaan – kebudayaan bangsa Indonesia ke negara – negara lain     lewat iklan di media televisi atau media cetak.
2.      Membuat pameran – pameran khusus untuk produk – produk dalam negeri saja.
3.      Membuat acara pergelaran kebudayaan Indonesia di negara sendiri maupun di negara lain.

ü  MASYARAKAT :
1.      Bisa menyaring budaya-budaya asing yang masuk dan ambil hal-hal positif yang bisa memajukan budaya dan sastra yang tinggi.
2.      Karena kita adalah generasi muda dan sebagai penerus bangsa, tanamkan rasa cinta kepada tanah air.
3.      Menerapkan meggunakan Bahasa Indonesia dalam kegiatan sehari-hari.
4.      Membawa bahasa dan budaya nasional menjadi bahasa dan budaya yang patut  menjadi salah satu bahasa dan budaya internasional.
5.      Orang tua juga berperan sangat penting memberikan pengarahan kepada anaknya tentang penrtingnya kebudayaan dan sastra yang ada di Indonesia.
6.      Saling menghormati dan menghargai antara sesama masyarakat walaupun berbeda agama dan suku bangsa.

F. KESIMPULAN      
            Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa peranan masyarakat dalam melsetarikan budaya dan sastra asli Indoneia sangat dibutuhkan dan sangat penting bagi keberadaan budaya khas yang mnejadi ciri khas negara kita, peran masyarakat tak hanya berupa peran pasif atau lebih menunggu adanya pengaruh dari luar, tetapi juga peran yang aktif seperti selalu melakukan acara adat, ataupun mengikuti acara-acara adat dalam rangka melestarikan budaya asli yang menjadi ciri khas negarai ini dan membedakannya dengan negara lain.
            Suatu kesalahan yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia apabila selalu mebiarkan para generasi mudanya terpengaruh oleh pengaruh-pengaruh negatif yang datang dari luar mengingat negara ini masih ada kebudayaan dan sastra yang sangat terjaga keasliannya.



DAFTAR PUSTAKA
  1. History, Arif. 2011. Peran Pemerintah dan Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan [terhubung berkala] http://arifhistory.blogspot.com/2011/11/peran-pemerintah-dan-masyarakat-dalam.html   [2 Oktober 2012] 
  2. Shadilie, Hassan. 2009. Pengertian Sastra Secara Umum Menurut Para Ahli [terhubung berkala] http://asemmanis.wordpress.com/2009/10/03/pengertian-sastra-secara-umum-dan-menurut-para-ahli/ [2 Oktober 2012]




A. Pendahuluan
        Budaya merupakan salah satu unsur dasar dalam kehidupan social. Budaya mempunyai peranan penting dalam membentuk pola berpikir dan pola pergaulan dalam masyarakat, yang berarti juga membentuk kepribadian dan pola pikir masyarakat tertentu.
    Masyarakat dahulu melihat kebudayaan sebagai suatu hal yang terdiri dari segala manifestasi dari kehidupan manusia yang berbudi luhur dan bersifat ruhani, seperti agama, kesenian, filsafat, ilmu pengetahuan, tata negara, dan sebagainya. Anggapan seperti itu mulai berubah seiring perubahan zaman. Kebudayaan sering diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang dan kelompok.
     Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk mengkaji apa itu kebudayaan dan manusia, unsur-unsur kebudayaan, apa hubungan antara mereka dan apa penyebab perubahan kebudayaan.

B. Pembahasan
         Sebelum mengkaji hubungan tentang hubungan manusia dengan kebudayaan, kita harus tahu pengertian kebudayaan dan manusia terlebih dahulu. Para kebudayaan sering mengartikan norma sebagai tingkah laku rata-rata, tingkah laku khusus atau yang selalu dilakukan berulang – ulang.
        Kebudayaan itu sendiri berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Sedangkan pengertian manusia dalam sosiologi adalah makhluk social yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam ilmu ekonomi adalah makhluk hidup yang penuh perhitungan antara laba dan rugi.
       Untuk lebih jelasnya tentang unsur kebudayaan saya akan membahasa tentang unsur-unsur kebudayaan yang ada di Kota Padang.

C. Kebudayaan di Kota Padang
    Dalam bahasanya, Padang menggunakan bahasa Minang dan Indonesia sebagai bahasa sehari-harinya. Bahasa Minangkabau adalah salah satu anak cabang bahasa Austronesia yang dituturkan khususnya di wilayah Sumatra Barat, bagian barat propinsi Riau serta tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia. Dalam bahasa Minangkabau, ada huruf mati yang dihilangkan atau dipertukarkan, misalnya dalam perkataan habis. huruf h dihilangkan dan huruf s diganti dengan huruf h sehingga menjadi abih, manis menjadi manih, hangus menjadi anguih.
      Dalam segi religi mayoritas penduduk Sumatra Barat beragama Islam. Selain itu ada juga yang beragama Kristen di Kepulauan Mentawai, serta Hindu dan Buddha yang pada umumnya adalah para pendatang.
    Dalam segi kesenian musik dan tari ,musik Padang berupa instrumentalia dan lagu-lagu dari daerah ini pada umumnya bersifat melankolis. Hal ini berkaitan erat dengan struktur masyarakatnya yang memiliki rasa persaudaraan, hubungan kekeluargaan dan kecintaan akan kampung halaman yang tinggi ditunjang dengan kebiasaan pergi merantau. Sedangkan tarian, Padang mempunyai macam-macam tarian seperti Tari Piring, Tari Payung, Tari Randai, Tari Pasambahan, dan Tari Indang. Gerakan yang ditarikan oleh kaum pria dan wanita umumnya memiliki gerakan aktif dinamis namun tetap berada dalam alur dan tatanan yang khas
   Dalam segi ilmu pengetahuan di Padang ada suku Minang terkenal sebagai suku yang terpelajar, oleh sebab itu pula mereka menyebar di seluruh Indonesia bahkan manca-negara dalam berbagai macam profesi dan keahlian, antara lain sebagai politisi, penulis, ulama, pengajar, jurnalis, dan pedagang. Berdasarkan jumlah populasi yang relatif kecil (3% dari penduduk Indonesia), Minangkabau merupakan salah satu suku tersukses dengan banyak pencapaian.
   Dalam mata pecahariannya Kota Padang merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. Mereka bekerja sebagai nelayan mengarungi samudera dengan kapal-kapal kecil mereka yang disandarkan di bibir muara. Ada juga sebagian yang bekerja sebagai petani garam dan pedagang.
    Rumah adat Padang disebut Rumah Gadang. Rumah adat asli setiap tiangnya tidaklah tegak lurus atau horizontal tapi mempunyai kemiringan. Ini disebabkan oleh orang dahulu yang datang dari laut hanya tahu bagai mana membuat kapal. Rancangan kapal inilah yang ditiru dalam membuat rumah. Rumah adat jugat tidak memakai paku tapi memakai pasak kayu. Ini disebabkan daerah Sumatera Barat rawan terhadap gempa, baik vulkanik maupun tektonik. Jika dipasak dengan kayu setiap ada gempa akan semakin kuat mengikatnya.
     Senjata tradisional Padang (Sumatera Barat) adalah Keris. Keris biasanya dipakai oleh kaum laki-laki dan diletakkan di sebelah depan, saat sekarang hanya dipakai bagi mempelai pria. Berbagai jenis tombak,  pedang panjang, sumpit juga dipakai oleh raja-raja Minangkabau dalam menjaga diri mereka.
D. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
   Dari penjelesan suku Padang diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa ada kaitan manusia dengan kebudayaannya. Pada dasarnya hubungan manusia dengan kebudayaan sangat erat dan tidak dapat dipisahkan di dalam kehidupan, karena dari manusia lah semua awal kebudayaan-kebudayaan itu terbentuk. Kebudayaan itu terbentuk  karena manusia dihadapkan dengan persoalan yang mengharuskan mereka untuk memecahkan masalah tersebut. Maka dari itu manusia melakukan berbagai cara agar persoalan itu bisa terselesaikan. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.
     Selain itu kebudayaan juga terbentuk dari interaksi manusia, tingkah laku manusia, pola fikir manusia, seni dan adatnya, dan masih banyak lagi. Manusia pun mempunyai empat kedudukan dalam kebudayaan itu antara lain :
1.      Penganut Kebudayaan
2.      Pembawa Kebudayaan
3.      Manipulasi Kebudayaan
4.      Pencipta Kebudayaan
            Hubugan antara manusia dan kebudayaan secara sederhana adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia dari sisi lain  hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis. Proses dialektis tercipta melalui tiga tahap :
 1   Eksternalisasi   : Proses dimana manusia mengekspresikan dirinya
 2  Obyektivitas    : Proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif
 3 Internalisasi     : Proses dimana masyarakat kembali dipelajari manusia

E. Penyebab Berubahnya Kebudayaan
       Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.
       Selain itu perubahan tersebut juga terjadi karena kebudayaan manusia itu berbeda-beda disebabkan ada beberapa unsur seperti kepercayaan, sistem kemasyarakatan, pengetahuan, ekonomi, peralatan, bahasa, dan kesenian. Seiring dengan pergantian zaman, kebudayaan pun semakin berubah. Dengan perbedaan tingkah laku manusia dan tidak adanya toleransi sesama sering memicu terjadinya konflik dalam kehidupan. Ada lima penyebab terjadi perubahan kebudayaan yaitu:
1. Perubahan lingkungan alam
2. Perubahan yang disebabkan adanya kontak dengan budaya lain
3. Karena ada kemauan
4.Suatu masyarakat atau bangsa mengadopsi beberapa elemen kebudayaan material yang telah dikembangkan oleh bangsa lain ditempat lain
5.suatu bangsa memodifikasi cara hidupnya dengan mengadopsisuatu pengetahuan atau kepercayaan baru atau karena perubahan dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang realitas.
    Ada pula factor diterima atau tidak diterimanya unsur budaya di kalangan masyarakat tersebut, antara lain :
1.   Terbatasnya masyarakat memiliki hubugan atau kontak
2. Pandangan hidup dan nilai-nilai dominan
3.   Sebelumanya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan
4.   Dapat dibuktikan kegunaannya di masyarakat.

F. Kesimpulan
            Bisa ditarik kesimpulan dari uraian diatas bahwa manusia dan kebudayaan itu sangat erat kaitannya. Karena dari dulu sampai sekarang kebudayaan sudah menjadi cerminan perilaku dari masyarakat itu sendiri.


DAFTAR PUSTAKA

1. Chandra, ruang. 2011. Makalah hubungan antara budaya [terhubung berkala]   http://ruangchandra.blogspot.com/2011/03 /makalah-hubungan-antara-budaya-dan.html [27 September 2012]

2.Yoga. 2012. Hubungan manusia dengan kebudayaan [terhubung berkala] http://yogaahk.blogspot.com/2012/03/hubungan-manusia-dengan-kebudayaan.html [27 September 2012]

3. Buku Sosiologi SMA kelas 11




TUGAS ILMU BUDAYA DASAR UG